Modifikasi mesin motor adalah salah satu cara populer untuk meningkatkan performa harian maupun keperluan balap.
Salah satu metode yang sering digunakan adalah bore up, yaitu memperbesar diameter piston agar kapasitas mesin (cc) meningkat.
Kalilandak Info – Tutorial Arduino
Lalu, apakah benar CC akan bertambah? Mari kita bahas secara teknis dan profesional.
⚙️ Spesifikasi Standar Honda Blade 110 New
Sebelum bore up, mari kita lihat spesifikasi mesin standar Honda Blade 110:
| Komponen | Nilai |
| ---------------------------- | --------- |
| Diameter Piston (Bore) | 50 mm |
| Langkah Piston (Stroke) | 55.6 mm |
| Kapasitas Mesin | 109.17 cc |
🔧 Modifikasi: Ganti Piston ke Vario 125
Piston Vario 125 memiliki diameter 52.4 mm, lebih besar 2.4 mm dari Blade 110.
Langkah yang dilakukan:
1.Blok silinder dibubut ulang untuk menyesuaikan piston 52.4 mm
2.Gunakan piston kit Vario 125 lengkap (piston, pin, ring, dll)
3.Cek tinggi TMA (titik mati atas) agar tidak mentok head
📊 Perhitungan Kapasitas Mesin Baru
- Bore baru = 52.4 mm
- Stroke tetap = 55.6 mm
🛠️ Setelan Klep & Kompresi Ideal
- Klep in: 0.10 mm
- Klep out: 0.12 mm
- Kompresi ideal: 10.5:1 – 11.0:1 (harian), jangan terlalu tinggi agar tidak cepat panas
⚠️ Risiko & Tips Bore Up
- Mesin cepat panas jika tidak diimbangi dengan pendinginan (oli + sirip)
- Bensin boros jika karburator tidak disetel ulang
Tips:
- Gunakan busi iridium + oli racing
- Pilih CDI programmable atau racing agar limit RPM naik
- Gunakan bahan bakar minimal RON 92 (Pertamax)


